Barrowlist

Delapan gerobak. Bandung, 2026.

Barrowlist hanya menilai makanan yang dijual dari gerobak dan pikulan. Setahun sekali, satu kota, delapan nama. Daftar 2026 sudah keluar.

Lihat daftarnya
8Es cendol
Sepeda onthel hitam dengan dandang kukusan aluminium di peti kayu biru pucat di boncengan, kotak kaca kecil berisi dua botol bumbu.5Siomay sepeda Pikulan cuanki: sebatang bambu di atas dua kotak kayu hijau pucat, kotak kiri berisi kompor dan panci, kotak kanan etalase kaca dengan tumpukan mangkuk.1Cuanki pikul Gerobak batagor biru: wajan besi di atas kompor, etalase kaca penuh batagor dan tahu goreng, panci bumbu kacang, tumpukan piring.2Batagor
6Nasi goreng tek-tek

Daftar 2026

Nomor di kiri adalah urutan, dari satu sampai delapan, dan itu pendapat redaksi. Kami tidak memberi angka nilai. Tiap gerobak kami datangi tiga kali, kami makan sambil berdiri, lalu berdebat sampai tiga orang sepakat.

  1. Nomor 1: Cuanki pikul Mang Oyon

    Keliling Gang Haji Rukmana. Pukul 16.00 sampai kuah habis, biasanya 20.30.

    Nomor satu di daftar gerobak tidak punya roda. Kami sudah berdebat soal itu dan kalah oleh kuahnya. Mang Oyon memikul dua kotak kayu kira-kira enam kilometer tiap sore, dan kuahnya tetap lebih panas daripada kuah gerobak mana pun yang kami datangi.

    Ditulis Bagas Santosa.

    Adu gerobak ini
    Pikulan cuanki: sebatang bambu di atas dua kotak kayu hijau pucat, kotak kiri berisi kompor dan panci, kotak kanan etalase kaca dengan tumpukan mangkuk.
  2. Nomor 2: Batagor Kang Deni

    Simpang Cikawung. Pukul 15.00 sampai 21.00.

    Kang Deni baru membesarkan api setelah kamu memesan. Kulit batagornya pecah waktu digigit dan tahunya masih basah di dalam. Ia turun ke nomor dua karena bumbu kacang di kunjungan kedua.

    Gerobak batagor biru: wajan besi di atas kompor, etalase kaca penuh batagor dan tahu goreng, panci bumbu kacang, tumpukan piring.
  3. Nomor 3: Mi kocok Bu Entin

    Jalan Pasirgalur. Pukul 17.00 sampai 22.00.

    Kuah Bu Entin paling kental di daftar ini, dan kikilnya besar sampai kamu harus mengunyah. Bagas ingin dia di nomor dua. Uli dan Citra tidak setuju, dan aturannya tiga orang harus sepakat.

    Gerobak mi kocok putih bergaris biru muda: panci kaldu tinggi, saringan mi, etalase berisi mi kuning, taoge dan kikil, botol saus, tumpukan mangkuk.
  4. Nomor 4: Martabak manis Aa Yusup

    Perempatan Cigarupa. Pukul 18.00 sampai 23.30.

    Aa Yusup hanya membuat satu isi: kacang dan meses. Dua loyangnya tidak pernah kosong sejak pukul tujuh. Ini satu-satunya gerobak beroda empat di daftar, dan satu-satunya tempat kami melanggar aturan berdiri, karena kardusnya terlalu panas untuk dipegang.

    Gerobak martabak kuning beroda empat: dua loyang besi bertutup di atas kompor, etalase kaca berisi mentega, kacang dan meses, tumpukan kardus polos.
  5. Nomor 5: Siomay sepeda Pak Wahyu

    Keliling Lapang Bojongkaret. Pukul 10.00 sampai 15.00.

    Pak Wahyu membawa dandang, arang, dan dua botol bumbu di atas sepeda yang lebih tua dari kami bertiga. Siomaynya padat dan parenya pahit dengan benar. Ia ada di nomor lima karena kamu harus menemukannya dulu.

    Sepeda onthel hitam dengan dandang kukusan aluminium di peti kayu biru pucat di boncengan, kotak kaca kecil berisi dua botol bumbu.
  6. Nomor 6: Nasi goreng tek-tek Mas Tarno

    Jalan Karangmanis. Pukul 19.00 sampai 01.00.

    Mas Tarno memasak satu porsi tiap kali dan menolak menggabung pesanan. Nasinya berbau wajan. Pada malam hujan ia kalah oleh cuaca, dan dua dari kami datang tepat di malam itu.

    Gerobak nasi goreng hijau botol: wajan hitam di atas kompor tekanan tinggi, tabung gas, etalase berisi nasi, telur, bawang dan sawi, lentera di atap.
  7. Nomor 7: Bubur ayam Mang Encep

    Depan Pasar Cibeurit. Pukul 05.00 sampai 09.00.

    Bubur Mang Encep tidak mengejutkan siapa pun, dan karena itu orang kembali tiap pagi. Buburnya kental, ayamnya banyak, loncengnya berbunyi pukul lima kurang sepuluh. Nomor tujuh dari delapan masih urutan yang bagus.

    Gerobak bubur ayam putih gading berbingkai hijau tua: panci aluminium besar di atas kompor, etalase kaca berisi suwiran ayam dan kerupuk, rak mangkuk, lonceng kuningan di sudut atap.
  8. Nomor 8: Es cendol Bi Icih

    Tanjakan Sukaleuwi. Pukul 11.00 sampai 16.00.

    Bi Icih menyimpan cendol di gentong tanah liat supaya tetap dingin sebelum bertemu es. Gula arennya pekat dan sedikit berasap. Nomor delapan berarti masuk daftar. Ada empat puluh satu gerobak lain yang kami datangi dan tidak kami tulis.

    Gerobak es cendol kayu jati tanpa cat: gentong tanah liat bertutup kayu, tiga stoples kaca berisi cendol hijau, gula aren dan santan, kotak es dengan serutan, gelas terbalik.

Adu dua gerobak

Pilih dua. Kami taruh keduanya berdampingan: empat ukuran, jam mangkal, dan menit tempat kamu bisa melihatnya di Ikut Dorong. Pilihan ketiga menggantikan yang paling lama kamu pilih.

Semua gerobak dipotret dari sisi trotoar, pada jarak yang sama, di bawah langit mendung.

Cara menilai

Tiga aturan untuk kami, empat ukuran untuk gerobaknya. Semua ukuran kami tulis sebagai kalimat, supaya kamu tahu persis apa yang kami maksud.

Mangkuk ayam jago: mangkuk keramik putih bergambar ayam jantan berekor hitam, bunga peoni merah muda dan daun pisang.
Mangkuk yang sama kami temui di lima dari delapan gerobak. Baca catatannya.
  • Datang tiga malam berbeda.

    Satu kunjungan bisa kebetulan bagus. Untuk bubur subuh dan es cendol siang, kami membacanya sebagai tiga hari.

  • Makan sambil berdiri.

    Begitu cara kebanyakan orang makan di gerobak. Kami melanggarnya satu kali, di nomor empat, dan mengakuinya di sana.

  • Tiga orang harus sepakat.

    Dua lawan satu belum cukup. Karena aturan ini mi kocok Bu Entin ada di nomor tiga.

  • Racikan

    Yang kami tulis: Apa saja yang masuk mangkuk atau piring, dan dalam urutan apa.

    Yang tidak kami tulis: Kata "enak".

  • Panas

    Yang kami tulis: Suhu makanan waktu sampai di tanganmu. Untuk es, kami baca terbalik.

    Yang tidak kami tulis: Angka derajat.

  • Ajek

    Yang kami tulis: Apakah kunjungan ketiga sama dengan kunjungan pertama.

    Yang tidak kami tulis: Alasan penjualnya.

  • Antrean

    Yang kami tulis: Berapa orang, pada jam berapa, dan berapa lama kamu berdiri.

    Yang tidak kami tulis: "Selalu ramai".

Urutan satu sampai delapan lahir dari empat ukuran itu dan satu perdebatan panjang. Lihat ukurannya dipakai di Adu dua gerobak.

Ikut Dorong

Empat episode, sembilan sampai tiga belas menit. Tiap episode mengikuti satu gerobak dari garasi sampai mangkuk terakhir.

Episode 1 11 menit

Enam kilometer di pundak

Mang Oyon mengisi kompor minyak pukul tiga sore, lalu memikul dua kotak dari Gang Haji Rukmana sampai Pasar Cibeurit. Kamera berjalan di belakangnya sampai mangkuk kedua belas.

Episode 2 9 menit

Wajan Kang Deni

Adonan tenggiri diuleni pukul satu siang dan minyak pertama dituang pukul tiga. Kang Deni menjelaskan kenapa ia menolak menggoreng sebelum ada yang memesan.

Episode 3 13 menit

Sebelum subuh

Garasi dibuka pukul 03.40. Mang Encep mengganti ban kiri, mengaduk panci selama satu jam, lalu membunyikan lonceng pertama pukul lima kurang sepuluh.

Episode 4 10 menit

Dua loyang

Adonan martabak diistirahatkan dua jam di ember tertutup. Mulai pukul tujuh malam dua loyang Aa Yusup bergantian sampai adonan habis, sekitar pukul 23.30.

Bagas Santosa Tulisan panjang, empat menit baca

Roda kiri selalu lebih aus

Anatomi sebuah gerobak, dibaca dari lima bagiannya. Angka di gambar merujuk ke paragraf dengan angka yang sama.

Roda kiri gerobak di aspal basah, bannya gundul dan berserabut, pelek tergores, di samping trotoar belang hitam putih.
Ban kiri gerobak bubur Mang Encep, sehari sebelum diganti.
  1. Roda
  2. Kaca etalase
  3. Kompor
  4. Lonceng
  5. Rak mangkuk

Gerobak bubur ayam Mang Encep, nomor tujuh di daftar, dari sisi trotoar.

Semua gambar gerobak di halaman ini kami potret dari sisi orang yang memesan. Di Bandung itu berarti sisi kiri, karena gerobak didorong di lajur kiri dan orang berdiri di trotoar. Jadi roda yang kamu lihat di tiap gambar adalah roda kiri. Roda itu juga yang lebih dulu rusak.

Roda

Roda kiri berjalan di tepi jalan: di atas tutup selokan, pasir, pecahan aspal, dan sesekali naik ke trotoar belang untuk parkir. Roda kanan berjalan di aspal yang rata. Pak Jaja, yang memperbaiki gerobak di bengkel ujung Gang Haji Rukmana, mengganti ban kiri dua kali lebih sering daripada ban kanan. Mang Encep menggantinya sendiri di garasi, dan kamu bisa menontonnya di .

Kaca etalase

Kaca etalase menghadap trotoar. Isinya ditata untuk orang yang berjalan kaki pelan: kerupuk di atas, yang basah di bawah. Kaca gerobak yang bagus tidak pernah bening betul. Ada bekas uap di sudut dekat panci, dan dari bekas itu kamu bisa menebak sudah berapa jam ia berjualan.

Kompor

Kompor selalu di ujung depan, jauh dari gagang. Penjual mendorong dari belakang dan tidak mau api dekat perutnya. Akibatnya berat gerobak tidak seimbang: panci penuh di depan, mangkuk kosong di belakang. Gerobak yang parkir miring ke depan belum lama berjualan. Makin malam, makin ia tegak.

Lonceng

Lonceng menggantung di sudut atap sebelah gagang, setinggi tangan. Tidak semua gerobak punya. Penjual nasi goreng memukul wajan, dan Mang Oyon di nomor satu mengetuk mangkuk dengan sendok. Lonceng dipakai mereka yang berjualan sebelum orang bangun, seperti penjual bubur, karena bunyinya sampai ke dalam rumah tanpa membangunkan seisi gang.

Rak mangkuk

Rak mangkuk ada di ujung belakang, dekat gagang, supaya penjual bisa mengambil tanpa menoleh. Hitung mangkuknya waktu kamu datang. Dua tumpuk penuh berarti ia baru mulai. Satu tumpuk pendek berarti kamu hampir terlambat, dan mangkukmu mungkin baru keluar dari ember cucian.

Sebuah gerobak di Bandung berumur sekitar lima belas tahun kalau kayunya dicat ulang tiap Lebaran. Rodanya tidak selama itu. Sebelum memesan, lihat ban kirinya. Ban yang baru diganti berarti penjualnya masih berniat mendorong gerobak itu lama, dan orang yang berniat lama jarang main-main dengan kuahnya.

Ukuran resmi kami tetap empat. Yang ini kami pakai diam-diam. Dari delapan nama di daftar tahun ini, lima gerobak beroda dua punya ban kiri yang lebih baru daripada ban kanannya. Sisanya sepeda, gerobak beroda empat, dan pikulan.

Bengkel gerobak pada malam hari: rangka gerobak kayu mentah di atas kuda-kuda, roda dan ban bergantung di dinding, seorang tukang memasang as roda.
Bengkel Pak Jaja, ujung Gang Haji Rukmana.Satu gerobak selesai dalam sembilan hari. Rodanya dipasang paling akhir.

Tiga catatan pendek

Tumpukan kursi plastik merah di trotoar basah di samping roda gerobak, satu kursi berdiri sendiri.

Catatan lapangan, Uli Marpaung

Kursi plastik merah tidak dibawa siapa pun

Tidak ada penjual yang mengaku membawa kursinya. Kursi itu sudah ada di sana, dititipkan warung sebelah atau ditinggal penjual sebelumnya. Di Simpang Cikawung kami menghitung sebelas kursi merah untuk tiga gerobak, dan Kang Deni hanya mengakui empat. Kami makan sambil berdiri, jadi kursinya kami pakai untuk menaruh piring.

Batagor Kang Deni, nomor 2

Dua tangan mencuci mangkuk ayam jago di baskom aluminium berisi air sabun, tumpukan mangkuk bersih ditiriskan di papan.

Catatan lapangan, Citra Anggraini

Kenapa mangkuknya selalu ayam jago

Mangkuk ayam jago tebal, berat, dan lambat panas, jadi kamu bisa memegangnya waktu kuah baru dituang. Mang Oyon membawa dua belas di kotak kanan dan mencucinya di ember tiap dua gang. Di semua mangkuk yang kami periksa, ayamnya menghadap kiri. Kami tidak tahu kenapa, dan penjualnya juga tidak.

Lampu petromaks menyala tergantung di atap gerobak hijau, di bawahnya bibir wajan hitam dan keranjang telur.

Catatan lapangan, Bagas Santosa

Petromaks masih menang

Lampu isi ulang lebih ringan dan tidak perlu dipompa. Mas Tarno tetap menggantung petromaks di atap gerobaknya. Alasannya: cahaya petromaks kuning, dan nasi goreng kelihatan lebih matang di bawah cahaya kuning. Kami memotret piring yang sama di bawah lampu neon warung sebelah. Ia benar.

Nasi goreng Mas Tarno, nomor 6

Tiga orang, satu urutan

Mereka datang sendiri-sendiri di kunjungan pertama, berdua di kunjungan kedua, dan bertiga di kunjungan ketiga. Wajah mereka tidak kami tampilkan, supaya penjual melayani mereka seperti orang lain.

Tiga orang dari belakang berjalan berdampingan di jalan basah pada malam hari menuju deretan gerobak yang menyala.
  • Bagas Santosa

    Memegang kuah

    Di kunjungan kedua ia selalu meminta kuah dipisah, untuk melihat apa yang tersisa tanpa isinya.

    Menulis Roda kiri selalu lebih aus
  • Uli Marpaung

    Memegang gorengan dan wajan

    Ia menghitung detik dari wajan ke piring dengan jam tangan, dan tidak pernah memesan yang sudah digoreng.

    Menulis ulasan nomor 2, 5, dan 6
  • Citra Anggraini

    Memegang yang manis dan dingin

    Satu-satunya dari kami yang datang siang. Ia mencatat menit ketika es mulai mencair di gelas.

    Menulis ulasan nomor 4 dan 8

Kabari saat Daftar 2027 keluar

Satu surat setahun, pada hari daftar terbit. Kota berikutnya belum kami putuskan, dan kamu boleh mengusulkan.

Kursi plastik merah, kosong.

Peta lipat

Empat panel: Privasi, Ketentuan, Lisensi Konten, Bantuan. Tiap butir punya rujukan huruf dan angka seperti peta saku, supaya gampang ditunjuk.

Privasi

Panel A. Berlaku 1 Oktober 2026. Barrowlist Guides.

A1Data yang kami simpan

Alamat email dan kota usulan yang kamu isi di formulir kabar Daftar 2027. Situs ini tidak punya akun dan tidak meminta nama.

A2Untuk apa

Satu surat pada hari daftar tahunan terbit, ditambah surat koreksi bila ada entri yang kami ubah. Tidak ada surat lain.

A3Dasar pemrosesan

Persetujuanmu di kotak centang formulir, sesuai Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi. Barrowlist Guides bertindak sebagai pengendali data.

A4Video

Pemutar video baru dimuat setelah kamu menekan tombol putar. Sebelum itu halaman ini tidak mengirim permintaan apa pun ke layanan video. Setelah itu layanan tersebut menerapkan kebijakannya sendiri.

A5Berapa lama

Sampai kamu meminta berhenti. Alamatmu kami hapus paling lambat 14 hari setelah permintaan masuk.

A6Hakmu

Melihat, memperbaiki, dan menghapus datamu, serta menarik persetujuan kapan saja. Tulis ke privasi@barrowlist.com dari alamat yang kamu daftarkan.

A7Penjual dan orang di foto

Kami meminta izin penjual sebelum memotret gerobaknya. Wajah orang yang sedang antre tidak kami tampilkan, dan pengulas kami hanya difoto dari belakang.

Ketentuan

Panel B. Berlaku 1 Oktober 2026. Barrowlist Guides.

B1Tentang daftar

Urutan satu sampai delapan adalah pendapat redaksi Barrowlist Guides. Penjual tidak tahu kapan kami datang dan tidak bisa meminta masuk daftar.

B2Jam dan tempat mangkal

Jam dan kawasan yang kami tulis adalah yang kami temui dalam tiga kunjungan. Gerobak berpindah, libur, dan kehabisan. Periksa sendiri sebelum berangkat jauh.

B3Memakai situs ini

Untuk keperluan pribadi. Jangan menyalin isi halaman secara massal atau memuatnya ulang di situs lain tanpa izin tertulis.

B4Tautan keluar

Satu-satunya tautan keluar dari halaman ini menuju layanan video, lewat jendela pemutar.

B5Koreksi

Kalau kami salah menulis nama, jam, atau isi mangkuk, beri tahu kami. Kami memperbaiki dalam tujuh hari dan mencatat tanggal perbaikan di entrinya.

B6Tanggapan pembaca

Halaman ini tidak punya kolom komentar. Tanggapan kami terima lewat surat, dan hanya kami kutip dengan izin penulisnya.

B7Perubahan dan hukum

Ketentuan ini tunduk pada hukum Republik Indonesia. Perubahan kami umumkan di panel ini 14 hari sebelum berlaku.

Lisensi Konten

Panel C. Berlaku 1 Oktober 2026. Barrowlist Guides.

C1Milik siapa

Teks, foto, dan video di halaman ini milik Barrowlist Guides, kecuali disebut lain di kapsinya.

C2Yang boleh

Mengutip sampai seratus kata dengan menyebut Barrowlist dan menaut ke halaman ini. Membagikan tautan ke entri, episode, atau tulisan.

C3Yang tidak boleh

Memuat ulang foto gerobak atau episode secara utuh, memakai isi halaman untuk melatih model tanpa izin tertulis, dan mengubah urutan lalu menyebutnya daftar kami.

C4Foto gerobak

Foto tampak depan dibuat khusus untuk katalog ini. Penjual yang gerobaknya dipotret boleh memakai fotonya sendiri tanpa meminta izin.

C5Video

Ikut Dorong boleh disematkan lewat pemutar resminya. Jangan mengunduh lalu mengunggahnya ulang di kanal lain.

C6Nama dan lambang

Penjual boleh menulis nomor urutnya di gerobak. Di luar itu, nama Barrowlist dan lambang belang trotoar tidak dipakai untuk menawarkan apa pun.

C7Izin lain

Tulis ke redaksi@barrowlist.com dan sebutkan bagian yang ingin dipakai serta untuk apa. Kami menjawab dalam sepuluh hari kerja.

Bantuan

Panel D. Diperbarui 9 Oktober 2026. Barrowlist Guides.

D1Gerobaknya tidak ada di tempat

Gerobak berpindah. Tanya warung terdekat, mereka hampir selalu tahu. Kalau ia sudah tidak mangkal di sana selama sebulan, kabari kami.

D2Saya tidak setuju dengan urutannya

Kami bertiga juga tidak selalu setuju. Tulis alasanmu. Yang paling meyakinkan kami datangi lagi untuk daftar tahun depan.

D3Mengusulkan gerobak atau kota

Kota bisa kamu usulkan di formulir kabar Daftar 2027. Untuk gerobak, kirim nama, kawasan, dan jam mangkalnya lewat surat.

D4Video tidak mau diputar

Tekan tombol putar sekali lagi. Kalau tetap diam, pakai tautan Buka di YouTube di jendela video.

D5Berhenti menerima kabar

Balas surat kami dengan satu kata, berhenti, atau tulis ke privasi@barrowlist.com.

D6Menemukan kesalahan

Sebutkan entrinya dan apa yang salah. Caranya ada di Ketentuan, butir B5.

D7Menghubungi redaksi

Barrowlist Guides, redaksi@barrowlist.com. Surat dijawab dalam tiga hari kerja oleh salah satu dari tiga pengulas.

Trailer Ikut Dorong

Seorang penjual mendorong gerobak biru berlampu di tengah jalan basah pada malam hari, dilihat dari belakang.

Ikut Dorong, Barrowlist Guides.

Buka di YouTube